Sale!

Kiai Haman Dja’far dan Pondik Pabelan ( Kesaksian santri, kerabat dan sahabat )

ISBN : 978-602-0857-02-2
Penulis : Tim Insist press
Penerbit : Insist Press
Ukuran : 14 x 21 cm
Halaman : 510 Hal
Berat : 500 gr
Terbit : Agustus 2015

Rp98.000,00 Rp83.300,00

Description

Pondok pabelan bukan lembaga yang bernaung dibawah salah satu organisasi islam, baik Muhammadiyah maupun NahdlatulUlama ( NU).
Jatidiri pondok tampak dalam ajaran pluralisme sang kiai tidak terhenti antar dan lintas iman, tetapi juga antar kelompok dalam tubuh islam sendiri

Pabelan menjadi ladang subur sikap multikultural. Pabelan menyediakan ruang dialog yang ‘bebas risiko’ bagi masalah perbedaan agama, perbedaan aliran agama, perbedaan etnis dan ekspresi budaya. Para romo dan suster dapat berinteraksi dan saling belajar tentang masalah-masalah sensitif keagamaan dengan Kiai dan para santri Pondok Pabelan. K. H. Hamam sendiri bersahabat dengan pemimpin dan penganut agama lain.

Buku ini menghimpun tulisan berbagai pihak yang mempunyai ikatan emosional yang kuat kepada sang Kiai dan Pondok: para mantan santri, keluarga, guru, dan para sahabat. Mereka menyoroti apa adanya tentang sosok dan jatidiri sang Kiai dan sekaligus jatidiri Pondok Pabelan secara utuh.

Kiai Haji Hamam Dja’far dilahirkan di Desa Pabelan, Mungkid, Magelang, Jawa Tengah, tanggal 26 Februari 1938 dari pasangan Kiai Dja’fardan Nyai Haji Hadijah. Setelah nyantri dan mengabdi pada almamaternya, dalam usia 25 tahun ia menghidupkan kembali Pondok yang sudah lama matisuri.